Pa’karaengang: Konsep Kepemimpinan Budaya Makassar Berbasis Kearifan Lokal Dalam Membentuk Pemimpin Berkarakter
(Sebuah Tinjauan Kultural Budaya Makassar Mengenai Pemimpin Bangsa)
Abdul Jalil, Hendra Mansyur dan Candra C.
(Mahasiswa UNM)
ABSTRAK
(Sebuah Tinjauan Kultural Budaya Makassar Mengenai Pemimpin Bangsa)
Abdul Jalil, Hendra Mansyur dan Candra C.
(Mahasiswa UNM)
ABSTRAK
Tulisan ini bersifat kualitatif yang mencoba mengkaji tentang konsep cara untuk memperoleh data dari karya tulis ini ialah dengan mengumpulkan referensi darai buku-buku, dokumen, artikel, majalah dan internet yang kemudian direduksi sehingga menghasilkan sebuah kesimpulan umum. Data yang telah terkumpul diidentifikasi, dianalisis, diklasifikasi, diinterpretasi, dan ditelaah lebih lanjut. Setelah itu akan diperbandingkan antara satu dan yang lainnya secara terus-menerus hingga diperoleh suatu simpulan umum yang relevan dengan masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ilmiah ini.
Dalam kepemimpinan kearifan lokal di Makassar, ciri kepemimpinan maupun efektifitas kepemimpinan ditentukan oleh sifat-sifat kepribadian yang multidimensional. Seorang pemimpin adalah panutan, ia adalah simbol dari adat, semua sis dari dimensi kehidupan seorang pemimpin atau karaeng perilaku dan hubungan-hubungan sosialnya adalah pencerminan panggadakkang. Di satu sisi karaeng sebagai suatu sosok tunipinawang (panutan) sedangkan rakyat sebagai sosok tumminawang (pengikut). Munculnya konsep kepemimpinan langsung pada masyarakat di Kerajaan Makassar bersumber pada konsep kalompoang dan gaukang yang dianggap oleh masyarakat memiliki kekuatan supranatural. Oleh karena itu, kalompoang dan gaukang mengandung kebesaran atau kehormatan. Kalompoang dan gaukang merupakan atribut kerajaan. Pa’karaengang sebagai konsep kepemimpinan dalam budaya Makassar dalam tulisan ini akan diadopsi sebagai suatu solusi ditengah degradsi dan krisis kepemimpinan bangsa. Pemimpin bangsa hari selalu berkolerasi dengan nuansa politis, sehingga bukan lagi kepentingan publik yang diutamakan tetapi kepentingan partai. Hal inilah yang sering memperkeruh keadaan dan kondisi suatu negera yang sedang dalam proses pemulihan dari krisis perekonomian yang selama ini melanda bangsa ini. Saatnyalah, nuansa kearifan lokal yang diadopsi dari pemahaman orang Makassar dalam melahirkan pemimpin bangsa melalui penguatan budaya lokal Pa’karaengang.
Kata kunci : Budaya Makassar dan Pa’karaengang.
(Sumber: Jurnal Nalar Volume 1 Nomor 7 Tahun 2008, Hal. 295)
Kata kunci : Budaya Makassar dan Pa’karaengang.
(Sumber: Jurnal Nalar Volume 1 Nomor 7 Tahun 2008, Hal. 295)
Set as favorite
Bookmark
Hits: 3312
Comments (4)
...
hidup mahasiswa!
prestasi yang ditorehkan kawan-kawan LPM Penalaran harus tetap dipertahankan sebagai wujud eksistensi dan jati diri kader-kader Penalaran, Salam dari kader terbuang
prestasi yang ditorehkan kawan-kawan LPM Penalaran harus tetap dipertahankan sebagai wujud eksistensi dan jati diri kader-kader Penalaran, Salam dari kader terbuang
...
yup...teman2 harus tetap berkarya, saya kira apa yang telah diraih lembaga kita adalah hasil kerja keras dari seluruh elemen di Penalaran.
Buat Jalil (sahabatku),kami merindukan gelak tawamu,diskusi denganmu,berdebat denganmu,bersama denganmu.Kapan kamu menyempatkan diri bersua kembali bersama kami...
Buat Jalil (sahabatku),kami merindukan gelak tawamu,diskusi denganmu,berdebat denganmu,bersama denganmu.Kapan kamu menyempatkan diri bersua kembali bersama kami...
opini yg bergelut di relung
sebelumnya benarkah in karaya kampuz orange???? apkah hendra geografi 05' in???? siapa pun kalian kawand...seperti yg kalian kemukakan bahwa contoh sosok yg berbudaya berdasar dr seorang leader yg memiliki wlayah sensitif terhadap rakyatx...peduli akan budaya sul-sel...peduli akan nasib bangsa, dan peduli pd sorakan mahasiswa orange!!!!!!
by: emhy (biologi unm 05)


