UPAYA PELESTARIAN PERAHU PINISI
DALAM MEMPERKOKOH IDENTITAS BANGSA
DALAM MEMPERKOKOH IDENTITAS BANGSA
Arman M. Yusuf, Raodatul Fitriyah, Jannah Lestari
(Mahasiswa Psikologi UNM)
ABSTRAK
Indonesia memiliki budaya yang tersebar di berbagai daerah yang membedakan satu daerah dengan daerah lain. Kebudayaan Indonesia yang beraneka ragam merupakan kekayaan yang menunjukkan identitas bangsa Indonesia. Identitas Bangsa Indonesia dahulu dikenal sebagai bangsa bahari. Suku Bugis Makassar memiliki sejarah kemaritiman yang terkenal kuat dan memiliki kapal Pinisi yang kokoh, cepat, dan memiliki ciri khas. Akan tetapi, keunggulan tersebut mulai terkikis saat ini. Salah satu faktor yang menyebabkannya adalah Berkurangnya minat generasi sekarang untuk berlayar ke laut. Sehingga dikhawatirkan pelestarian perahu pinisi akan terancam di masa mendatang. Karya tulis ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui gambaran nilai budaya yang terkandung dalam perahu pinisi; (2) Mengetahui peranan perahu pinisi dalam memperkokoh identitas bangsa; (3) Mengetahui tantangan dan upaya pelestarian perahu pinisi dalam mengokohkan identitas bangsa. Karya tulis disusun dengan metode studi kepustakaan. Hasil yang diperoleh: (1) Pinisi memiliki nilai budaya yang tinggi ditinjau dari cara pembuatan yang diiringi dengan upacara adat; (2) Peranan perahu pinisi dalam mengokohkan identitas bangsa sangat besar, dimana dikenalnya bangsa Indonesia sebagai bangsa maritim sejak dahulu kala melalui keunggulan pinisi yang diakui oleh dunia; (3) Tantangan yang dihadapi dalam pelestarian perahu pinisi yaitu pergeseran nilai budaya, kurangnya minat generasi muda, berkurangnya bahan baku, serta lisensi pinisi yang bisa diklaim oleh negara lain. Upaya untuk mengatasi tantangan tersebut berupa tetap mempertahankan nilai budaya yang telah ada, walaupun dilakukan modifikasi. Penanaman nilai sejak dini merupakan antisipasi terhadap kurangnya minat generasi muda. Untuk krisis bahan baku, diperlukan peran serius dari pemerintah. Lisensi perahu pinisi pun perlu dipertegas oleh pemerintah.
Kata kunci: Pinisi, Identitas Bangsa
(Sumber: Jurnal Nalar Volume 1 Nomor 7 Tahun 2008, Hal. 313)
Set as favorite
Bookmark
Hits: 2196


menarik... 