Data Badan Pusat Statistik (2009) menyatakan bahwa jumlah pengangguran terdidik (lulusan perguruan tinggi) di Indonesia melonjak tajam hampir dua kali lipat dalam empat tahun terakhir. Sebaliknya, pengangguran dengan pendidikan diploma ke bawah, yaitu tidak atau belum sekolah, tidak lulus SD, SD, SLTP, SLTA, dan SLTA kejuruan, justru menurun. Untuk wilayah Sulawesi Selatan sendiri, terdapat 11,78 persen angka pengangguran sarjana diploma dan strata satu.
Definisi E-learning
Wednesday, 16 February 2011 02:12
Hartoto
E-learning berasal dari perpadanan dua kata yakni ‘e’ dan ‘learning’. ‘e’ merupakan singkatan dari electronic dan learning adalah pembelajaran. Jadi e-learning secara harfiah dapat diartikan sebagai pembelajaran yang menggunakan media elektronik, khususnya perangkat komputer. Tafiardi (2005:87) mendefiniskan “e-learning sebagai pembelajaran dengan menggunakan jasa bantuan perangkat elektronika”. Fokus utama adalah proses belajarnya (learning) bukan pada “e” (electronic), karena perangkat elektronik hanya berperan sebagai alat bantu saja. Peterson (Learnframe , 2000:6) menjelaskan bahwa: “define the e in e-Learning from the perspective of the user is exploration, experience, engagement, ease of use, dan empowerment”.
Last Updated ( Thursday, 17 February 2011 11:00 )