You are here:

www.penalaran-unm.org

email_icon chat_icon fb_icon twittericon media_browser_icon Statistik_Icon_
Email Chatting Grup Facebook Twitter Nalar Today Statistik Web

Insipirasi bersama Nur Wahidah (Indonesia Mengajar I)

Print PDF

Gerakan Indonesia Mengajar yang digagas oleh Anies Baswedan, mengajak putra-putri generasi terdidik, berprestasi, dan memiliki semangat juang untuk menjadi guru selama satu tahun penuh. Sebuah ikhtiar untuk memenuhi janji kemerdekaan Indonesia “Mencerdaskan kehidupan Bangsa”. Indonesia Mengajar Angkatan Pertama telah memberikan inspirasi bagi para pemuda. Bersyukurlah, salah satu alumni LPM PENALARAN, yakni Nur Wahidah tergabung sebagai volunter dalam angkatan pertama.

“Satu tahun mengajar, seumur hidup memberi inspirasi.”

Kalimat di atas merupakan tagline dari Indonesia Mengajar. Tagline tersebut terbukti ketika Nur Wahidah berkunjung di Rumah Nalar, Selasa (3/01/12) dan berbagi inspirasi bersama anggota, pengurus, dan alumni lainnya. Diskusi dimulai selepas shalat magrib sekitar pukul 18.40 WITA. Diskusi dimulai dengan memberikan gambaran pemuda Indonesia hari ini. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan singkat akan kegiatan Indonesia Mengajar.

Ada banyak pelajaran yang diperoleh dari diskusi tersebut. Di Indonesia Mengajar, Nur Wahidah menceritakan pengalamannya ketika berkumpul dengan berbagai mahasiswa yang berasal dari universitas-universitas terbaik di Indonesia. Satu hal yang menjadi titik poin, bahwa meskipun kita berasal dari UNM namun kemampuan yang kita miliki bisa lebih dibanding yang lainnya. Nur Wahidah juga menyampaikan bahwa di tingkat nasional UNM masih terkenal dengan kampus yang suka demo, tawuran, dan masih dipenuhi dengan stigma negatif. Bahkan katanya, Menteri Pendidikan pun bertanya, “Di UNM sudah tidak demo lagi?”

Di Indonesia mengajar pun Nur Wahidah mampu menyaksikan potret pendidikan di daerah-daerah terpencil. Daerah yang tak terjamah, tidak dipedulikan oleh pemerintah. Kesabaran dan semangat yang tinggi menjadi senjata dalam mengahadapi kondisi yang berbeda dalam setiap daerah terpencil.

indonesia_mengajar

Pemuda hari ini tidak seharusnya menambah masalah bangsa. Namun pemuda haruslah memperlihatkan kebijaksanaannya. Berkarya dan terus berkarya! Dengan sebuah langkah yang diawali dengan niat yang baik akan selalu menghasilkan sebuah pencapaian yang baik pula. Kita masih minim akan gambaran Indonesia yang sebenarnya, dengan keanekaragaman yang ada. Sewajarnya, Pemuda harus bertindak nyata dengan memperhatikan kondisi yang ada disekitarnya.

Nur Wahidah pun menekankan tentang asas berbagi dan bermanfaat. Melakukan apa yang bermanfaat dan disekitar kita serta berbagilah dengan orang lain. Ilmu yang selalu dibagikan akan memberikan manfaat yang luas. Di akhir diskusi, Nur Wahidah pun berbagi gagasan, dan saran untuk LPM Penalaran.Yakni, LPM Penalaran di usia ke-14 tahun sudah seharusnya menerbitkan buku dan menyebar luaskan ilmu yang diperoleh dari hasil penelitian. “Penelitian tidak seharusnya berujung pada tumpukan berkas yang usang berdebu, jangan sampai hanya sebatas perhiasan di lemari Nalar.

Berkaryalah, berbagi dan berikan yang bermanfaat!

Comments (4)

Subscribe to this comment's feed
...
242
Luar Biasa, Bidang DIklat dan Humas!!!
Wahyuddin , January 04, 2012
...
0
Bila ingin berkarya jangan terus menunggu, namun lakukan saat ini juga, jangan asal teriak saja tapi action sekarang! semangat untuk mahasiswa UNM
Fauziah (Seon) , January 04, 2012
,,,,,,,,
0
menginspirasi........
zelmy , January 06, 2012
Beautiful article~~
0
I like this website
Chopard Miglia GMT Chrono replica

Write comment

smaller | bigger

busy
 

Pencarian

Layanan Online

HUMAS
1. Kamaruddin
2. humas_02
3. humas_03
4. humas_04
5. humas_05
KLINIK ILMIAH
1. Arman M. Yusuf
2. Erwin Saputra
3. Hilman Wirawan
WEB SUPPORT
1. Electindo
2. Mahyuddin

Sekretariat: Jl. Dg. Tata Kompleks Hartaco Indah Blok IIA/20 Makassar Indonesia Telp. (0411) 840556 Email: info@penalaran-unm.org