Tulisan ini disarikan bukan untuk mendeskripsikan persiapan yang secara utuh menghadapi kegiatan nasional yang sudah didepan mata, namun sekedar pembuka wacana bagi semua pihak yang merasa berkepentingan di dalamnya, telah jauh memporsir diri dan tenaga bahkan segala agenda pribadi untuk menyukseskan kegiatan.Tak perlu menyebut nama, karena budaya narsistik sedikit banyak pasti akan menggangu kinerja dan tanggung jawab.
Berawal dari sebuah mimpi
Kegiatan nasional yang berlabel INOVASI 2010 awalnya memang merupakan proyek mimpi rekan-rekan pengurus di periode kepengurusan Arman M Yusuf dkk.Awalnya beliau yang begitu gigih untuk memperadakan kegiatan ini diperiode kepengurusannya.Sampai dibentuklah tim work dan juga panitia pengarah yakni saudara Umar Ibsal.Sampai menjelang PIMNAS di Brawijaya Malang, kedua rekan yakni saudara Umar Ibsal dan Arman M Yusuf meminta kepada pihak rektorat untuk juga diberangkatkan kekota apel tersebut untuk mengadakan konsolidasi awal dan sekaligus mendata rekan rekan disana untuk juga terlibat dalam proyek mimpi tersebut.Intinya mempersatukan rekan rekan mahasiswa dalam wadah nasional yang berkecimpung dalam aktivitas riset dikalangan mahasiswa.Selain karena kesamaan nasib dan ideologi organisasi, wadah yang ada diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi bagi rekan-rekan.Sepulang dari Malang, kedua rekan ( Arman dan Umar Ibsal ) masih aktif melakukan konsolidasi.Namun apa daya, agenda akhir kepengurusan beliau tidak lama lagi berakhir sehingga program ini belum bisa terlaksana.Sehingga pasca Darul Syahdanul terpilih, dari berbagai perdebatan dan diskusi panjang dan melelahkan saat Raker maka disepakati kegiatan nasional INOVASI 2010 dimasukkan dalam program kerja kepengurusan.Sehingga sejak Januari 2010 rekan-rekan tim work yang dikomandoi Ma’ruf M Noor mulai bekerja secara total menyiapkan administrasi, mendata base jumlah Universitas se Indonesia yang memiliki unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang riset mahasiswa, hasilnya ada sekitar 52 universitas yang memiliki pola kerja serupa.Mulailah disiapkan undangan, dikirim baik lewat telepon maupun dikonfirmasi melalui telepon.Selain agenda Kongres Nasional, juga ada Lomba Karya Tulis Mahasiswa se Indonesia, Lomba Karya Tulis Siswa se Sulsel Sulbar dan Seminar Nasional soal riset
Dari Visi Menuju Aksi
Untuk memperoleh dukungan dari berbagai pihak maka pihak pengurus, panitia pengarah dan panitia pelaksana mulai bergerilya ke berbagai pihak untuk memperlancar agenda kegiatan.Dimulai dari audience dengan Rektor Universitas Negeri Makassar dan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.Selain itu rekan-rekan panitia yang dibantu beberapa panitia pengarah aktif memasukkan proposal kegiatan ke berbagai pihak yang dianggap mampu menyokong kegiatan.Minus kurang lebih sebulan kegiatan, konfirmasi dan dukungan masih juga “wait and see” maka diputuskanlah pada saat rapat penitia pengarah untuk mengutus beberapa orang ke Jakarta untuk mengadakan audience langsung ke beberapa pihak yang dianggap dapat membantu terlaksanannya kegiatan.Selama kurang lebih 8 hari ( 4 - 12 April 2010) rekan-rekan berada di Jakarta untuk beraudience langsung dan menyampaikan kegiatan dan maksud tersebut.Akhirnya rekan-rekan berhasil bertemu dengan Dirjen DIKTI yang sekaligus Wakil Menteri Pendidikan Nasional Prof Fasli Jalal, Ph.D.Beliau merespon positif kegiatan dan menyatakan berusaha untuk turut hadir serta di kegiatan tersebut.Selain DIRJEN DIKTI, rekan-rekan juga menemui Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Deputi Statistik sosial BPS RI, selain itu rekan-rekan juga menemui beberapa legislator asal Sulsel untuk meminta dukungan mereka terhadap kegiatan ini.Selain agenda audience selama di Jakarta, rekan-rekan juga sempat on air di Apa Kabar Indonesia Pagi di stasiun Tv One untuk sosialisasi secara terbuka kegiatan ini.Agenda INOVASI 2010 yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 28 April - 2 Mei tinggal menghitung hari.Tentunya dibutuhkan loyalitas dan dedikasi serta semangat kerja dari semua pihak untuk mendukung dan menyukseskan kegiatan ini.Seperti pepatah dalam filosofi Bugis Makassar yang kurang lebih artinya seperti ini, jika layar telah terkembang maka pantang biduk surut ke pantai.
*Penulis adalah anggota Panitia Pengarah untuk kegiatan INOVASI 2010 Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran Universitas Negeri Makassar.
Comments (16)
cheap ugg boot store
MLB Jerseys
bailey button uggs chocolate
http://www.lovejerseys.com/nfl-jersey-c-65.html/
"


