Kajian Pustaka, Kerangka Pikir, dan Hipotesis 

(Kelas A)

Pemateri : Prof. Dr. Alimuddin Mahmud, M.Pd.

Materi ketiga pada Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) yang dilaksanakan oleh LPM Penalaran UNM dengan judul Kajian pustaka, kerangka pikir, dan hipotesis. Materi tersebut sangatlah penting untuk diketahui oleh mahasiswa dalam menyusun suatu karya tulis ilmiah.

Adapun hal yang dibahas dalam materi tersebut terdiri dari:

1.     Cara pemilihan Referensi

Pemilihan referensi sangatlah penting karena dalam penyusunan kajian pustaka kgiatan yang dilakukan 50% adalah membaca yang berguna untuk mencari teori, konsep, generalisasi bagi landasan teoretik penelitian (menghindari trial and error).

Dalam pemilihan referensi terdapat syarat yang harus dipenuhi yaitu:

1.     Relevansi dengan masalah penelitian (landasan teori)

2.     Recency/aktuality (kemutakhiran)

3.     Otoritas (penulis dan penerbit)

Sumber yang dapat dijadikan referensi dalam penyusunan kajian pustaka adalah:

1.     Jurnal hasil penelitian

2.     Laporan penelitian (disertasi, tesis, skripsi)

3.     Buku teks/hand books

4.     Encyclopedia

5.     Buku

6.     Studi pendahuluan 3P (Paper, Person, dan Place)

Dalam mereduksi referensi dapat dilakukan dengan cara:

1.     Deduktif = pendeskripsian

2.     Induktif = generalisasi

3.     Penyusunan Kerangka Pikir

Kerangka pikir merupakan dasar pemikiran  penelitian yang disintesiskan secara logis dari fakta-fakta empirik  dan  kajian teoretik,  teori, dalil, atau konsep-konsep yang akan dijadikan dasar dalam penelitian.

Syarat penyusunan kerangka pikir yaitu:

1.     Variabel diidentifikasikan secara jelas dan diberi nama.

2.     Uraiannya menyatakan bagaimana dua atau lebih variabel berhubungan satu dengan lainnya.

3.     Sifat dan arah hubungan (positif dan negatif) diteorikan berdasarkan pada penemuan dan penelitian sebelumnya.

4.     Dinyatakan secara jelas mengapa peneliti berharap bahwa hubungan antara variabel itu ada.

5.     Digambarkan dalam bentuk diagram skematis.

6.     Penyusunan Hipotesis

Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan penelitian. Hipotesis digunakan untuk penelitian yang menghubungkan atau membandingkan antar variabel. Hipotesis terbagi atas 2 yaitu:

1.     Hipotesis kerja (hipotesis alternatif)

       Ada hubungan antara X dan Y

       Ada perbedaan antara X dan Y

   2. Hipotesis Nol (hippotesis statistik)

       Tidak ada pengaruh antara X dan Y

       Tidak ada perbedaan antara X dan Y

Dalam pengujian hipotesis terdapat kesalahan yang sering terjadi yakni kesalahan sampel, kesalahan perumusan hipotesis (teori dan logika), dan kesalahan analisis (statistik).

4. Teknik pengutipan

         Dalam pengutipan dapat dilakukan dengan beberapa cara:

·         Langsung dan tidak langsung

·         Foot Note

·         Kepustakaan

 

Kajian Pustaka, Kerangka Pikir dan Hipotesis

(Kelas B)

Pemateri : Dr. Ir. Muhammad Junda

A. Kajian Pustaka

Fungsi dari kajian pustaka yaitu:

1.     Landasan teori untuk melakukan penelitian.

2.     Alat untuk membuktikan keaslian penelitian sehingga terhindar dari duplikasi

3.     Mendapatkan penemuan yang berhubungan dengan profesi

4.     Hasil penelitian bisa di muat di jurnal dan dipublikasi.

 

Adapun kegunaan dari literatur adalah sebagai berikut:

1.     Bagaimana memperbaiki metodologinya.

2.     Memperluas wawasan / pengetahuan banyak

3.     Bisa menampilkan hasil penelitian

 

Adapun tahap dalam kerangka yaitu:

1.     Cari literatur (buku dan Jurnal)

2.     Sudah ada penelitian yang spesifik / literature yang mengfokus

3.     Mengembangkan kerangka teoritis

4.     Kerangka pikir

 

B. Kerangka Pikir

Berasal dari kerangka Pikir akan menghasilkan Hipotesis.

Kerangka Pikir yang baik akan menjelaskan secara teoritis antara variabel yang akan diteliti. Secara teoritis perlu dijelaskan hubungan antar variabel Independen dan Dependen. Pertautan antar variabel tersebut, selajutnya dirumuskan ke dalam bentuk paradigma penelitian. Oleh karena itu, pada setiap penyusun paradigma penelitian harus didasarkan pada Kerangka Pikir. Kerangka Pikir dalam suatu penelitian perlu dikemukakan apabila dalam penelitian tersebut berkenaan dua variabel atau lebih.

 

1.     Hipotesis

Jawaban sementara , memberikan kejelasana, fokus pada permasalahan. Memberikan gambaran atau tuntunana agar fokus pada suatu penelitian.

Fungsi dari Hipotesis

1.     formulasi menyiapkan penelitian kita agar tetap fokus

2.     memberikan data mana yang perlu dan tidak perlu

3.     penyusunan akan meningkatkan nilai objektivitas

4.     memungkinkan penambahan teori

5.     mampu menyimpulkan teori yang sesuai dan tidak sesuai

Cir-ciri Hipotesis

1.     Sederhana

2.     Secara  kontekstual harus jelas, harus bisa dioperasikan

 

3.     Bersifat objektif.

Regresi Berganda

Oleh : Agus Supramono

Regresi diartikan sebagai suatu teknik analisis data yang digunakan untuk mencari pengaruh anatara dua variabel atau lebih. Variabel yang dimaksudkan dalam hal ini adalah variabel bebas yang biasa disimbolkan dengan X dan variabel terikat yang dismbolkan dengan Y. Secara umum regresi terdiri dari dua yaitu analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda. Analisis regresi sederhana digunakan untuk mencari pengaruh antara satu variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Sedangkan regresi berganda digunakan untuk mencari pengaruh antara dua atau lebih variabel bebas terhadap satu variabel terikat (Sugiyono, 2009). Sedangkan analisis regresi berganda digunakan untuk mencari pengaruh antara dua atau lebih variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Analisis regresi berganda hampir sama dengan analisis regresi sederhana, hanya di sini analisisnya lebih kompleks, karena melibatkan banyak variabel bebas. Di samping itu, analisis regresi berganda lebih banyak didasarkan pada asumsi, karena pengujian tentang terpenuhi tidaknya asumsi masih sukar dilakukan. Sampai saat ini yang baru dapat dikembangkan secara mantap adalah model linier, dan pengujian linieritas pada regresi berganda terlalu sukar dilakukan sampai saat ini, lebih-lebih jika varabel bebasnya lebih dari 4 (empat). Oleh karena itu, linieritas dalam regresi ganda terpaksa diasumsikan saja, sehingga jika bentuk garis hubungan itu tidak linier maka hasilnya bisa menyesatkan. Oleh karena itu, perlu hati-hati dalam menggunakan hasil analisis regresi ganda.

Read more...

Analisis Regresi Sederhana

Analisis korelasi bertujuan untuk mengukur kekuatan asosiasi (hubungan) linear antara dua variabel. Analisis korelasi tidak membedakan antara variabel dependen dengan variabel independent. Berbeda halnya dengan analisis regresi, selain mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel atau lebih, juga menunjukkan arah hubungan antara variabel dependent dan variabel independen. Analisis regresi mendasarkan pada model propabilistik, yang terdiri atas komponen deterministik dan kesalahan random. Model probabilistik yang sederhana adalah model garis lurus, dimana komponen  deterministik dari model digambar garis lurus. Dalam rumus matematis model probabilititas garis lurus dapat dituliskan sebagai berikut:

Y = b+ bX + e

Read more...

Seminar Proposal Peserta Pelatihan Metodologi Penelitian XVIII

 

Minggu 11 April 2015 pukul 09.35 WITA, merupakan hari terakhir kegiatan PMP indoor dimana hari ini diadakan seminar proposal bagi peserta PMP. Kegiatan ini berlangsung di LEC Athira Antang. Ada dua ruangan yang digunakan untuk seminar proposal ini, ruangan A untuk bidang sains dan B bidang sosial humaniora. Ada 15 kelompok yang mengikuti seminar proposal, 8 kelompok untuk bidang sains pendidikan dan 7 kelompok untuk bidang sosial humaniora.

Read more...

Pimpinan

Ketua Umum

(Muh. Arief Pratama)

 

Sekretaris Umum

(Adinuansah)

Bendahara Umum

(Ayu Hardianti P.)

Ketua Divisi

 


 

Search

Twitter

Galeri


 

Jumlah Pengunjung

4.png1.png6.png1.png3.png3.png
Hari ini385
Kemarin1020
Minggu ini7644
Bulan ini26249
Total416133

Peta Rumah Nalar

Sekretariat: Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Lantai 2 Kampus Gunung Sari Baru Universitas Negeri Makassar,
Kode Pos 90222, Telp. 085240733977, Email: info@penalaran-unm.org
Copyright © 2015 by Humas LPM Penalaran UNM