Penelitian tindakan merupakan tindakan yang menekankan kepada kegiatan (tindakan) dengan mengujicobakan suatu ide ke dalam praktek atau situasi nyata dalam skala mikro, yang diharapkan kegiatan tersebut mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
A. Pengertian
Penelitian tindakan merupakan tindakan yang menekankan kepada kegiatan (tindakan) dengan mengujicobakan suatu ide ke dalam praktek atau situasi nyata dalam skala mikro, yang diharapkan kegiatan tersebut mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
B. Asas
C. Karakteristik
D. Fungsi
E. Tahapan
Tahap I : indentifikasi-evaluasi-formulasi masalah yang dipandang kritis dalam situasi mengajar sehari-hari.
Tahap II : diskusi pendahuluan dan perundingan di antara kelompok yang berminat dan terlibat: guru, penasihat, peneliti, sponsor, yang berakhir dan suatu draf usulan dan persoalan-persoalan yang perlu dijawab.
Tahap III : kajian pustaka, jurnal penelitian yang relevan dengan sasaran prosedur, dan masalahnya.
Tahap IV : modifikasi atau redefinisi rumusan awal masalah, mungkin muncul hipotesis yang dapat diuji.
Tahap V : pemilihan prosedur penelitian, penetapan sampel, administrasi penelitian dan tindakannya, pemilihan bahan, metode belajar mengajar, alokasi sumber daya dan tenaga.
Tahap VI : pemilihan prosedur evaluasi, melaksanakan prinsip kontinuitas, dan menetapkan penelitian tindakan.
Tahap VII : melaksanakan proyek penelitian tindakan.
Tahap VIII : pemaknaan data, penarikan inferensi dan penilaian seluruh proyek penelitian. Diskusi penemuannya berdasarkan criteria yang telah disetujui.
F. Jenis-jenis
A. Pengertian
Penelitian tindakan merupakan tindakan yang menekankan kepada kegiatan (tindakan) dengan mengujicobakan suatu ide ke dalam praktek atau situasi nyata dalam skala mikro, yang diharapkan kegiatan tersebut mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
B. Asas
- Asas Kritik Reflektif
- Asas Kritik Dialektis
- Asas Sumber Daya Kolaboratif
- Asas Resiko
- Asas Struktur Majemuk
- Asas, Teori, Praktik, dan transformasi.
C. Karakteristik
- Bersifat situsional kontekstual yang terkait dengan mendiagnosis dan memecahkan masalah dalam konteks tertentu.
- Menggunakan pendekatan yang kolaboratif.
- Bersifat partisipatori (jika penelitian tindakan dilakukan secara tim), yakni masing-masing anggota tim ikut mengambil bagian dalam pelaksanaan penelitiannya.
- Bersifat self evaluative, yakni peneliti melakukan evaluasi sendiri secara kontinu untuk meningkatkan praktik kerja.Prosedur penelitian tindakan bersifat on the spot yang didesain untuk menangani masalah konkret yang ada ditempat itu juga.
- Temuannya diterapkan segera dan perspektif jangka panjang.
- Memiliki sifat keluwesan dan adaptif.
D. Fungsi
- Alat untuk memecahkan masalah yang dilakukan diagnosis tertentu.
- Alat pelatihan dalam jabatan sehingga membekali guru yang bersangkutan dengan ketrampilan, metode dan teknik mengajar yang baru, mempertajam kemampuan analisisnya, dan mempertinggi kesadaran atas kelebihan dan kekurangan pada dirinya.
- Alat untuk mengenalkan pendekatan tambahan atau yang inovatif pada pengajaran.
- Alat untuk meningkatkan komunikasi antara guru di lapangan dan peneliti akademis, serta memperbaiki kegagalan penelitian tradisional.
- Alat untuk menyediakan alternative yang lebih baik untuk mengantisipasi pendekatan yang lebih subjektif, impresionistik dalam memecahkan masalah di dalam kelas.
E. Tahapan
Tahap I : indentifikasi-evaluasi-formulasi masalah yang dipandang kritis dalam situasi mengajar sehari-hari.
Tahap II : diskusi pendahuluan dan perundingan di antara kelompok yang berminat dan terlibat: guru, penasihat, peneliti, sponsor, yang berakhir dan suatu draf usulan dan persoalan-persoalan yang perlu dijawab.
Tahap III : kajian pustaka, jurnal penelitian yang relevan dengan sasaran prosedur, dan masalahnya.
Tahap IV : modifikasi atau redefinisi rumusan awal masalah, mungkin muncul hipotesis yang dapat diuji.
Tahap V : pemilihan prosedur penelitian, penetapan sampel, administrasi penelitian dan tindakannya, pemilihan bahan, metode belajar mengajar, alokasi sumber daya dan tenaga.
Tahap VI : pemilihan prosedur evaluasi, melaksanakan prinsip kontinuitas, dan menetapkan penelitian tindakan.
Tahap VII : melaksanakan proyek penelitian tindakan.
Tahap VIII : pemaknaan data, penarikan inferensi dan penilaian seluruh proyek penelitian. Diskusi penemuannya berdasarkan criteria yang telah disetujui.
F. Jenis-jenis
- Penelitian Tindakan Diagnostik
- Penelitian Tindakan Partisipasi
- Penelitian Tindakan Empiris
- Penelitian Tindakan Eksperimental
Set as favorite
Bookmark
Hits: 5141
Comments (6)
cheap ugg boot store
It is from Act II Scene I Duke Senior, the banished duke says about uggs bailey button boots Sweet uses of adversity.To quote a part of it “Sweet are the uses of adversity, Which, like the toad, ugly and venomous, And this our life exempt from public haunt Finds tongues in ugg argyle knit sale trees, books in the running.
MLB Jerseys
It is not rude, it is not self-seeking, it is not easily angered, it NHL Jerseys keeps no record of wrongs. Love does not delight in evil but rejoices with the truth. It always protects, always trusts, always MLB Jerseys hopes, always perseveres. where there are tongues, they will be stilled; where there is knowledge, it will pass away. When I was a child, I talked like a child, I thought like a child, I reasoned like a child.
ralph lauren polos
For any industry ralph lauren polo big pony to function at worldwide level it must communicate at worldwide level. To start with it implies giving websites ralph lauren black polo shirt and other similar company documents translated in the language of the new market.


