Kamis, 9 april 2015. Merupakan hari pertama Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran Universitas Negeri Makassar (LPM Penalaran UNM). Materi awal mengenai Dasar – Dasar Penyusunan Karya Tulis Ilmiah dimulai pukul 13.44 di ruangan A materi dibawakan oleh Dr. Muhammad Saleh, S.Pd.,M.Pd yang merupakan dosen di fakultas bahasa dan sastra Universitas Negeri Makassar. Pokok materi yang dibawakan yakni metode ilmiah, perbedaan prinsipil karya tulis penelitian dan non penelitian. Filsafat penelitian dan jenis-jenis metode penelitian. Alumni Universitas Negeri Malang ini membawakan materinya dengan sangat interaktif, peserta nampak antusias terhadap materi yang dibawakan hal ini terbukti dari banyaknya pertanyaan selama materi berlangsung. Pada pelatihan kali ini pemberian materi dibagi menjadi 2 ruangan demi efektifitas penyampaian materi.

Di ruangan B dengan materi yang sama yakni “Dasar-Dasar Penyusunan Karya Tulis Ilmiah” yang di bawakan oleh Irhamsyah S.si., M.si yang merupakan alumni dari LPM Penalaran UNM sekaligus dosen di Jurusan Fisika Universitas Negeri Makassar. Materi ini memuat tentang pentingnya menulis karena menulis adalah sarana komunikasi yang efektif, dalam materi ini juga disampaikan tentang bagaimana dalam menulis yang baik menggunakan metode-metode yang ilmiah. Pemateri mengatakan bahwa “tidak mungkin kalian akan menguasai materi dalam 3 hari namun pengetahuan yang anda dapatkan disini tidak akan dapatkan di tempat lain ”. Sebelum menutup materi, kak Anca sapaan akrab dari pemateri juga mengatakan bahwa jangan pikirkan apa yang akan anda tuliskan tapi tuliskanlah apa yang anda pikirkan

Sekitar 74 peserta mengikuti materi ini, menurut Ahmad Setiawan Jarigau yang merupakan salah satu peserta PMP dari jurusan Biology, 2013 mengatakan “materi yang di sampaikan tadi bagus karena materinya di sampaikan dengan jelas dan terperinci dan pematerinya juga menyampaikan banyak kata-kata motivasi dan menampilkan prestasi-prestasi yang telah diraih sehingga kita semakin termotivasi untuk menulis”.

ANALISIS JALUR

Oleh : Dewi Irnawati

Analisis jalur (Path Analysis) merupakan prosedur empiris untuk mengestimasi keeratan hubungan dependensi atau kausalitas antar variabel observed, atau suatu teknik statistik yang digunakan untuk menguji hubungan kausal antara dua atau lebih variabel (usman 2014). Untuk melakukan analisis jalur diperlukan diagram jalur (path diagram) yang menggambarkan relasi antara variabel yang terlihat dengan analisis dalam bentuk tampilan visual. Dalam diagram jalur terdapat panah-panah yang menghubungkan antara variabel. Panah bermata tunggal menggambarkan hubungan dependensi (pengaruh) variabel independen terhadap variabel dependen. Sedangkan panah bermata ganda menggambarkan hubungan korelasional atau kovarians antar variabel.

Read more...

Regresi Berganda

Oleh : Agus Supramono

Regresi diartikan sebagai suatu teknik analisis data yang digunakan untuk mencari pengaruh anatara dua variabel atau lebih. Variabel yang dimaksudkan dalam hal ini adalah variabel bebas yang biasa disimbolkan dengan X dan variabel terikat yang dismbolkan dengan Y. Secara umum regresi terdiri dari dua yaitu analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda. Analisis regresi sederhana digunakan untuk mencari pengaruh antara satu variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Sedangkan regresi berganda digunakan untuk mencari pengaruh antara dua atau lebih variabel bebas terhadap satu variabel terikat (Sugiyono, 2009). Sedangkan analisis regresi berganda digunakan untuk mencari pengaruh antara dua atau lebih variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Analisis regresi berganda hampir sama dengan analisis regresi sederhana, hanya di sini analisisnya lebih kompleks, karena melibatkan banyak variabel bebas. Di samping itu, analisis regresi berganda lebih banyak didasarkan pada asumsi, karena pengujian tentang terpenuhi tidaknya asumsi masih sukar dilakukan. Sampai saat ini yang baru dapat dikembangkan secara mantap adalah model linier, dan pengujian linieritas pada regresi berganda terlalu sukar dilakukan sampai saat ini, lebih-lebih jika varabel bebasnya lebih dari 4 (empat). Oleh karena itu, linieritas dalam regresi ganda terpaksa diasumsikan saja, sehingga jika bentuk garis hubungan itu tidak linier maka hasilnya bisa menyesatkan. Oleh karena itu, perlu hati-hati dalam menggunakan hasil analisis regresi ganda.

Read more...

Analisis Regresi Sederhana

Analisis korelasi bertujuan untuk mengukur kekuatan asosiasi (hubungan) linear antara dua variabel. Analisis korelasi tidak membedakan antara variabel dependen dengan variabel independent. Berbeda halnya dengan analisis regresi, selain mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel atau lebih, juga menunjukkan arah hubungan antara variabel dependent dan variabel independen. Analisis regresi mendasarkan pada model propabilistik, yang terdiri atas komponen deterministik dan kesalahan random. Model probabilistik yang sederhana adalah model garis lurus, dimana komponen  deterministik dari model digambar garis lurus. Dalam rumus matematis model probabilititas garis lurus dapat dituliskan sebagai berikut:

Y = b+ bX + e

Read more...

Pimpinan

Ketua Umum

(Muh. Arief Pratama)

 

Sekretaris Umum

(Adinuansah)

Bendahara Umum

(Ayu Hardianti P.)

Ketua Divisi

 


 

Search

Twitter

Galeri


 

Jumlah Pengunjung

4.png1.png8.png7.png9.png0.png
Hari ini377
Kemarin1518
Minggu ini1895
Bulan ini28906
Total418790

Peta Rumah Nalar

Sekretariat: Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Lantai 2 Kampus Gunung Sari Baru Universitas Negeri Makassar,
Kode Pos 90222, Telp. 085240733977, Email: info@penalaran-unm.org
Copyright © 2015 by Humas LPM Penalaran UNM